Postingan

Eksploitasi adalah tanda kegagalan berpikir sistemik.

Pendidikan Manajemen sebagai Proyek Etis dan Sistemik Reduksi pendidikan manajemen menjadi sekadar teknik memaksimalkan laba adalah penyederhanaan yang berbahaya. Dalam kerangka akademik yang utuh, manajemen bukan sekadar seni memperoleh keuntungan, melainkan disiplin yang mengelola kompleksitas organisasi melalui informasi, struktur, pengendalian, dan tanggung jawab etis. Secara konseptual, akuntansi manajemen menyediakan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan internal. Informasi biaya, analisis varians, penganggaran, dan evaluasi kinerja bukan dirancang untuk membenarkan eksploitasi, melainkan untuk menciptakan efisiensi rasional dalam batas-batas akuntabilitas. Jika informasi tersebut digunakan untuk menekan karyawan secara tidak adil atau memanipulasi konsumen, maka yang keliru bukan ilmunya, melainkan orientasi moral penggunanya. Dalam perspektif sistem informasi manajemen, keputusan organisasi tidak berdiri di ruang hampa. Ia bergantung pada data yan...
Gambar
🟦 TAHAP 1 — SURVEY (Meninjau Cepat) Tujuan tahap ini: mendapatkan gambaran besar sebelum masuk ke detail. A. Modul 3 – Media Display Topik utama: Chart (organisasi, timeline, klasifikasi, flowchart, tabulasi) Grafik (batang, gambar, lingkaran, garis) Poster (persuasif) Bulletin board Realia (benda nyata) Model (exact, simplified, working, dll.) Diorama Prinsip desain visual (simplicity, unity, emphasis, color) 👉 Fokus utamanya: bagaimana merancang media visual yang efektif untuk pembelajaran. B. Modul 5 – Audio & Video Topik utama: Manfaat program audio Tahap pembuatan program audio Manfaat program video Format video (talk, dialog, feature, drama) Teknik shooting (long shot, close up, zoom, fade) 👉 Fokus utamanya: bagaimana mengembangkan media pembelajaran berbasis suara dan gambar bergerak. C. Pendekatan & Metode Penelitian Struktur utama: Pendekatan penelitian (kualitatif vs kuantitatif) Jenis penelitian (deskriptif, korelasional, eksperimen, kuasi) Populasi & sampel T...

Optimalisasi Manajemen Kinerja Servis Laptop

Optimalisasi manajemen kinerja servis laptop harus dibangun sebagai arsitektur terukur, bukan kebiasaan teknisi senior. Tanpa sistem, kualitas hanya bergantung pada siapa yang memegang obeng hari itu. Saya susun dalam lima pilar. 1. Standarisasi Proses Kerja Setiap unit yang masuk harus melalui alur tetap: Diagnosa awal terdokumentasi Persetujuan pekerjaan dan komitmen transaksi Pembongkaran sesuai SOP Pembersihan dan tindakan tambahan standar Perakitan ulang Pengujian menyeluruh Quality control terakhir sebelum serah terima Tanpa checklist tertulis, jangan mengklaim profesional. Checklist adalah alat kendali, bukan formalitas. 2. Key Performance Indicators (KPI) yang Rasional Kinerja teknisi tidak boleh dinilai dari ramai tidaknya pekerjaan. Itu keliru. Produktivitas Jumlah unit selesai per minggu Waktu rata rata pengerjaan per jenis kerusakan Kualitas Persentase komplain ulang Repeat issue dalam 7 sampai 14 hari Disiplin Proses Kelengkapan ...
 ETIKA BISNIS DAN DASAR OPERASIONAL SERVIS BERBASIS DIAGNOSIS (SBD) MATARAM IT ABSTRAK Paper ini menganalisis model operasional Servis Berbasis Diagnosis (SBD) pada Mataram IT sebagai bentuk praktik etika bisnis teknis dalam sektor jasa perbaikan elektronik. Pendekatan ini menolak metode perbaikan spekulatif dan menggantikannya dengan diagnosis terstruktur sebagai inti pengambilan keputusan. Landasan normatif model ini mengacu pada teori deontologi (Kant), teori tanggung jawab sosial (Carroll & Buchholtz), serta prinsip hak dan privasi konsumen. Paper ini menunjukkan bahwa integritas diagnosis, transparansi biaya, dan batas janji teknis merupakan bentuk konkret penerapan etika deontologis dalam praktik operasional mikro. I. PENDAHULUAN Industri servis laptop di Indonesia menghadapi persoalan klasik: praktik berbasis asumsi, cloning sistem tanpa analisis, serta minimnya transparansi risiko teknis. Fakta lapangan menunjukkan adanya metode servis yang mengabaikan konteks unit dan ...
Gambar
Kita gunakan panel pada gambar FNIRSI-1014D itu sebagai referensi langsung. Fokus: setting spesifik untuk ukur ripple adaptor 19V. Ikuti urutan ini secara presisi. STEP 1 — Koneksi Probe Colok probe ke CH1 (port BNC kiri bawah). Geser saklar probe ke 10X. Jepit ground ke negatif adaptor. Ujung probe ke pin positif 19V. Gunakan ground pendek, jangan kabel panjang. Jika ground panjang, Anda mengukur noise udara, bukan ripple. STEP 2 — Aktifkan Channel Tekan tombol CH1. Masuk ke CONF. Set: • Probe = 10X • Coupling = AC Alasan: kita ingin melihat fluktuasi kecil, bukan DC 19V. Jika tetap DC coupling, layar akan terdorong keluar. STEP 3 — Atur Skala Tegangan Gunakan knob VOLTS/DIV CH1 (knob vertikal kiri bawah cluster channel). Mulai dari: 100mV/div Jika ripple kecil: turunkan ke 50mV/div. Jika layar penuh: naikkan sedikit. Tujuannya: ripple memenuhi 3–5 divisi vertikal. STEP 4 — Atur Time Base Gunakan knob TIME/DIV (knob besar bagian hori...
FNIRSI-1014D - Technical Interactive Lab FNIRSI-1014D | Technical Simulation Panel Waveform Sine Square Triangle Frequency (Hz) Vertical Sensitivity (Volt/div) Time Base (ms/div) Trigger Level Coupling DC AC FFT Analysis Toggle FFT
Panduan Interaktif Osiloskop Digital FNIRSI-1014D Versi ringkas interaktif berbasis dokumen teknis komprehensif 1. Arsitektur & Spesifikasi Nyata Bandwidth Nominal: 100 MHz Sampling Rate: 1GSa/s (dengan teknik interleaved / ETS) Bandwidth Efektif Nyata: ±30–50 MHz tergantung kondisi probe & sinyal. Implikasi: pengukuran sinyal digital rise time sangat cepat berpotensi mengalami distorsi. Generator DDS Terintegrasi Sinus hingga ±10 MHz Kotak, segitiga, sawtooth Amplitudo terbatas (sering 2.5–5Vpp) Catatan Ground: Floating ground jika adaptor 5V tidak terhubung ke PC. Risiko short saat USB terhubung ke sistem ter-grounding. 2. Antarmuka & Grid Layar Sumbu Vertikal (8 divisi) Diatur oleh Volts/Div. Baseline ditandai panah warna per channel. Sumbu Horizontal (10–12 divisi) Diatur oleh Time/Div. Berlaku untuk semua channel aktif. Status Trigger Probe RUN: Akuisisi aktif STOP: Data statis di buffer Auto: Tetap refresh walau ...