satu R sudah cukup
karna sudah lupa mengapa saya menulis ini, jadi saya karang saja pakai chatgpt ---- Satu R Sudah Cukup untuk Cemburu 25 Desember 2010. Aku masih ingat tanggalnya. Bukan karena hari itu istimewa. Justru karena tidak ada yang istimewa. Kami hanya duduk seperti biasanya. Berbicara tentang hal-hal yang beberapa tahun kemudian mungkin tidak akan kami ingat lagi. Sesekali tertawa. Sesekali diam. Tidak ada pengakuan. Tidak ada janji. Tidak ada apa-apa. Setidaknya, begitulah seharusnya. Kemudian seseorang datang. Aku tidak memperhatikannya pada awalnya. Percakapan terus berjalan. Nama-nama disebut. Tawa berpindah dari satu orang ke orang lain. Semuanya berlangsung begitu biasa sampai aku mulai menyadari sesuatu yang sebenarnya tidak ingin kusadari. Dia lebih banyak tersenyum. Bukan sesuatu yang aneh. Bukan sesuatu yang salah. Hanya saja, entah mengapa, aku mulai diam. Aku memandang ke arah lain. Berpura-pura tidak memperhatikan. Barangkali memang begitu cara seorang lelaki menyembunyikan ...