Ketika Seseorang Mengundurkan Diri Karena Malu
Ada pola yang berulang dalam pengalaman memimpin tim kecil. Beberapa orang yang bekerja di bawah struktur kerja yang relatif tenang akhirnya memilih mengundurkan diri. Bukan karena dimarahi. Bukan pula karena dipecat. Yang terjadi justru sebaliknya. Tidak ada konfrontasi keras. Tidak ada tekanan terbuka. Yang muncul justru rasa malu. Pada awalnya suasana kerja terlihat santai. Tidak ada pengawasan demonstratif. Tidak ada teguran setiap kali seseorang datang terlambat atau pulang lebih dahulu. Pekerjaan berjalan dengan ritme yang wajar. Percakapan tidak dipenuhi ancaman atau ultimatum. Namun di titik ini sering muncul kesalahan tafsir. Sebagian orang menyamakan suasana tenang dengan ketiadaan disiplin. Mereka mulai memperlakukan ruang kerja seolah tidak memiliki struktur. Ketidakhadiran mulai terjadi. Jam kerja dipersingkat tanpa alasan jelas. Pulang lebih awal menjadi kebiasaan. Dalam jangka pendek, mungkin terlihat tidak ada reaksi. Tetapi realitasnya tidak demikian. Pengamatan tetap ...